Categories
ARTIKEL

PRODUKSI LISTRIK

PRODUKSI LISTRIK

DEFINISI

Produksi listrik mengacu pada serangkaian proses yang mengarah pada pembangkitan listrik, mulai dari sumber yang paling beragam (fosil, terbarukan, atau nuklir)

Pembangkitan listrik terlepas dari sumbernya, yang karenanya dapat berasal dari fosil (minyak bumi, gas alam atau batu bara), terbarukan atau nuklir.

Apa produksi listrik?

produksi listrik

Ini adalah tahap pertama dari proses penggunaan listrik: di pembangkit listrik, energi dihasilkan yang kemudian akan disalurkan dan didistribusikan ke pengguna. Mengesampingkan eksposisi historis dari teknik produksi (yang akan diperiksa secara rinci di bawah), produksi biasanya selalu berlangsung dengan mekanisme yang sama: yaitu, pengubahan energi dari sumber primer menjadi listrik. Proses produksi sebenarnya berakhir dengan pengiriman (dalam hal ini kita berbicara tentang produksi terpusat, mulai dari kompleks yang didefinisikan sebagai “pembangkit listrik”, diikuti dengan distribusi di jaringan) atau melalui sistem produksi sendiri di luar jaringan distribusi (seperti yang terjadi, misalnya, melalui panel surya yang dipasang di atap rumah). Produksi listrik merupakan salah satu kegiatan terpenting dalam industri energi, mengingat kebutuhan masyarakat modern untuk mengkonsumsi dan memanfaatkan listrik. Keberhasilan historis dari yang terakhir ini terutama disebabkan oleh kesederhanaan relatif transportasi dan keuletan: listrik, pada kenyataannya, dapat digunakan dalam berbagai cara dan diubah menjadi berbagai bentuk (energi kinetik, seperti yang terjadi pada motor, cahaya, panas, dll. .).

Bagaimana listrik diproduksi Sebagian besar teknik produksi listrik didasarkan pada penggunaan uap: air dipanaskan hingga suhu yang sangat tinggi berkat penggunaan sumber energi primer yang berbeda. Uap yang dihasilkan mengaktifkan turbin yang terhubung ke alternator, yang kemudian diaktifkan dengan menghasilkan listrik. Metode produksi ini lazim untuk produksi energi yang terkait dengan penggunaan gas, termodinamika matahari, panas bumi, dan tenaga nuklir. Sumber yang berasal dari tenaga angin dan tenaga air juga menggunakan mekanisme turbin-alternator, meskipun di sini pengaktifan rangkaian disebabkan oleh pasokan energi yang berbeda (ini adalah gerakan yang dihasilkan oleh air atau oleh bilah energi). Sebaliknya, fotovoltaik didasarkan pada metode yang sama sekali berbeda, karena dalam hal ini hidrogen digunakan di dalam sel surya, yang pembakarannya menghasilkan listrik. Sumber produksi energi
Terkait erat dengan wacana sebelumnya adalah yang menyangkut sumber dari mana produksi listrik itu berlangsung. Ini secara tradisional diklasifikasikan menurut perbedaan antara sumber terbarukan dan tidak terbarukan. Perbedaan lebih lanjut adalah yang mencakup bahan bakar fosil, membedakannya antara tidak terbarukan (hidrokarbon dan batu bara) dan terbarukan (biogas, biomassa, dan limbah kayu). Sumber produksi penting lainnya adalah energi nuklir, energi matahari, energi angin, dan pembangkit listrik tenaga air. Tidak seperti sumber bahan bakar fosil, bahan bakar fosil mengandung emisi polutan yang signifikan ke atmosfer (khususnya, karbon dioksida). Namun, nuklir memiliki dampak lingkungan yang signifikan, meskipun tidak segera terlihat, karena produksi limbah. Hanya sumber yang sepenuhnya “hijau” (angin, matahari, hidroelektrik) yang memiliki dampak lingkungan yang sangat rendah. Di Italia, menurut statistik perusahaan Terna, operator jaringan distribusi nasional, penggunaan berbagai sumber produksi listrik dapat diringkas sebagai berikut: sekitar 63% kebutuhan nasional dapat dipenuhi berkat pembangkit termoelektrik yang berbahan bakar fosil , sedangkan 23% dihasilkan dari sumber terbarukan (pembangkit listrik tenaga air, panas bumi, angin dan fotovoltaik); Akhirnya, sekitar 13% dari kebutuhan nasional ditutupi oleh impor energi dari luar negeri (terutama dari Prancis dan Swiss, yang menggunakan tenaga nuklir).N.B. Sumber: Konten yang diterbitkan dalam artikel ini tersedia gratis secara online di portal informasi seperti arera.it, Servizioelettriconazionale.it dan media jurnalistik utama.

Dokumen ini diperbarui pada 27 September 2018.

Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to BLOG MAHASISSWA UNIVERSITAS MEDAN AREA. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!