Categories
ARTIKEL

Indonesia Jadi Salah Satu Negara yang Doyan Impor Minyak

Menurunnya produksi minyak tidak hanya menyebabkan pendapatan negara berkurang. Tapi juga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara pengimpor minyak terbesar di Asia Tenggara.

Jika produksi minyak terus di bawah target, maka negara yang kaya sumber daya alam ini akan menjadi negara importir minyak terbesar di Asia Tenggara. Padahal, sebelumnya Indonesia merupakan negara pengekspor minyak.

Rata-rata konsumsi bahan bakar minyak di Indonesia mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara produksi yang bisa dicapai berdasarkan data terakhir dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas hanya 770 ribu barel per hari.

Hal ini bahkan lebih rendah dibanding target APBN 2018 yang mematok 800 ribu barel per hari.

Tak heran untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Indonesia terpaksa melakukan impor minyak.

Berdasarkan data yang dikutip dari wordtopexports.com, sepanjang 2017 nilai impor minyak mentah Indonesia mencapai 8,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 117,2 triliun. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai importir crude (minyak mentah) terbanyak kedua di Asia Tenggara.

Peringkat 1 dan 2 masing-masing diduduki oleh Singapura sebanyak 21,4 miliar dolar AS dan Thailand 20,1 miliar dolar AS.

 

Sumber : https://www.suara.com/bisnis/2018/07/12/084500/indonesia-jadi-salah-satu-negara-yang-doyan-impor-minyak

Categories
ARTIKEL

Tips Usaha Budidaya Ternak Lebah Madu, Sepele tapi Penting!

Usaha Budidaya Ternak Lebah Madu
wikimedia commons

Usaha Budidaya Ternak Lebah Madu – Kebanyakan orang menganggap bahwa membuat peternakan lebah madu itu adalah sesuatu yang sangat rumit dan butuh biaya besar. Menurut para peternak lebah, sebenarnya untuk membangun sebuah peternakan lebah itu tidak terlalu rumit lho.

Yang paling dibutuhkan dalam usaha budidaya ternak lebah madu adalah pengetahuan sederhana tentang lebah itu sendiri. Terlepas dari itu, modal utama untuk bisnis ini setidaknya punya 40 kotak atau 100 kotak yang paling ideal.

Apa Perbedaan Lebah Hutan dan Lebah Ternak?

Lebah Hutan dan Lebah Ternak
Lebah Hutan dan Lebah Budidaya

Lebah madu hutan ternyata jauh lebih ganas dari pada lebah ternak biasa, sehingga lebah ini lebih sulit dibudidayakan. Sampai sekarang masih sulit budidaya jenis lebah ini.

Namun, karena ini adalah madu hutan, tentu saja kualitas madunya jauh lebih bagus dari pada lebah madu ternak. Kadar airnya lebih tinggi, yaitu 24%, sementara madu ternak hanya 21%.

Soal khasiatnya jangan ditanya lagi, lebah madu hutan dihasilkan dari berbagai jenis bunga dan terhindar dari pestisida. Berbeda dengan lebah biasa.

Akan tetapi hasil madunya sangat sedikit dan langka karena jumlahnya tidak sebanyak lebah ternak yang bisa dipanen kapan saja.

Cara Memilih Bibit Unggul Lebah

Pemilihan bibit unggul sangatlah penting. Pilih ratu lebah dengan usia 3 bulan sampai 1 tahun. Selain itu, pastikan jumlah telur yang dihasilkan oleh sang ratu lebah banyak. Hal ini juga bisa dilihat dari hasil madu, royal jelly, propolis, bee pollen, larva lebah dan juga sifat lebahnya yang sangat agresif. Kalau iya, berarti bibitnya bagus.

Bagaimana cara membuat calon ratu? Coba ambil larva yang baru menetas dan dimasukkan ke dalam sepotong royal jelly. Kemudian masukkan royal jelly yang masih berisi larva tadi ke kotak super. Kotak super ini berisi koloni lebah yang berjumlah 2 tingkat. Setelah itu, diamkan 11 hari atau hingga lebahnya menjadi kepompong.

Setelah itu, pindahkan calon ratu ini ke kotak yang berisi koloni lebah (tapi tidak memiliki ratu). Nanti jika sudah 13 harian, kepompong ini akan diangkat menjadi ratu oleh koloninya.

Berikutnya setelah seminggu sang ratu akan menghasilkan telur.

Bagaimana Cara Menambahkan Koloni

Seorang pengusaha budidaya ternak lebah madu idealnya punya 100 koloni. Namun bila Anda tidak punya bisa membuatnya dengan langkah berikut ini:

  • Tempatkan lebah madu di lokasi yang menyediakan banyak pakan. Dengan cara ini ratu bisa lebih banyak bertelur dan pekerjanya akan lebih giat membuat sarang.
  • Siapkan calon ratu seperti cara yang kami sebutkan di atas.
  • Pisahkan koloni yang sudah terlalu padat dan tempatkan calon ratu di sana.
  • Apa Saja Peralatan yang Dibutuhkan?
  • Buat kotak lebahyang dibuat dari kayu mahoni atau suren.
  • Sediakan alat pengasap. Ini berguna untuk menjinakkan lebah madu,
  • Sikat sisiran lebah madu.
  • Pengungkit sisiran.
  • sisiran terbuat dari rangka kayu dan tengahnya nanti diberi kawat untuk digunakan sebagai landasan sarang.
  • Ekstraktor untuk panen madu.
  • Pollen trap (berguna untuk panen bee pollen)
  • Frame royal jelly.

Peralatan yang Dibutuhkan Dalam Beternak Lebah Madu

1. Kotak lebah yang terbuat dari kayu mahoni atau suren, digunakan sebagai tempat koloni lebah madu
2. Peralatan pengasap yang digunakan untuk menjinakan lebah madu yang agresif;
3. Masker pelindung serangan lebah madu
4. Pengungkit sisiran
5. Sikat sisiran lebah madu
6. Sisiran yang dibuat dari rangka kayu, pada bagian tengahnya diberi kawat sebagai penahan landasan sarang lebah madu
7. Pollen trap untuk panen bee pollen
8. Frame royal jelly untuk panen royal jelly dan membuat calon ratu lebah
9. Ekstraktor untuk panen madu

Cara Penggembalaan Lebah Madu

penggembalaan lebah madu via beritadaerah.co.id

Di bulan Mei hingga September para peternak lebah madu biasanya akan menggembalakan lebah madu mereka ke perkebunan yang ada pakan untuk lebah madu mereka.

Para peternak di pulau jawa biasanya menggembalakan lebah madu mereka ke perkebunan rambutan, jeruk, mangga, lengkeng, kopi, kapuk, dan perkebunan lainnya. Tujuannya adalah untuk menghasilkan madu yang sesuai dengan jenis bunga yang ada di perkebunan tersebut.

Sari dari berbagai jenis bunga tersebut akan menghasilkan madu yang yang mengandung bee pollen dan royal jelly.

Sedangkan setelah bulan September, biasanya peternak lebah madu di Jawa akan menggembalakan lebah mereka ke perkebunan Jagung. Dari sari Jagung tersebut lebah akan menghasilkan madu dengan bee polen jagung dan royal jelly.

Proses Panen Madu Hasil Budidaya Lebah

Hasil dari usaha budidaya ternak lebah madu ini tentunya adalah madu dengan manfaatnya yang baik bagi manusia. Namun, selain madu masih ada produk lain yang dihasilkan oleh lebah madu, diantaranya adalah:

  • Royal Jelly (susu ratu)
  • Lillin lebah (malam)
  • Pollen (tepung sari)
  • Propolis

Biasanya proses panen madu dilakukan 1 – 2 minggu setelah musim bunga. Kita bisa mengetahui madu yang siap panen dengan cara melihat lapisan lilin tipis pada bagian sisiran. Langkah awal, sisihkan lebah dari sisiran tersebut dengan cara pengasapan. Setelah itu, keluarkan sisiran dari kotak, dan kupas madu yang ada di bagian sisiran tersebut dengan menggunakan pisau.

Sisiran yang telah dikupas tadi kemudian diekstraksi di dalam ekstraktor madu. Lalu, dilakukan penyaringan madu. Simpan madu di dalam ruangan dengan suhu kamar untuk menghilangkan gelembung udara. Langkah terakhir adalah mengemas madu ke dalam wadah botol.

Bagaimana Agar Madu Tahan Lama Dalam Botol

Menurut sebagian ilmuwan, madu tidak memiliki kadaluarsa. Jadi kalau madunya asli, tidak akan mengalami hal ini sampai kapanpun.

Lalu kenapa ketika kita beli botolan masih ada tanggal expired-nya? Ini bertujuan untuk berjaga-jaga kalau-kalau prediksi kita meleset. Jadi memang yang paling aman di sini adalah membeli madu asli.

Nah, ada yang menarik yang harus dipahami oleh pengusaha budidaya ternak lebah madu yaitu teknik Clear Cloud. Artinya yaitu menghilangkan busa madu sebelum dimasukkan kedalam botol agar tahan lama. Seperti kita ketahui, Indonesia memiliki iklim berbeda dengan jenis hutan hujan tropis, sehingga kadar airnya tinggi.

Karena itu, saat didiamkan madu akan mengalami fermentasi dan memiliki banyak busa. Fermentasi inilah yang mempengaruhi rasa madu (jadi lebih asam). Tapi kalau orang dewasa suka rasa seperti ini.

Penyebab CCD (Colony Colapse Disorder)

Baru-baru ini dunia dikejutkan dengan lenyapnya jutaan madu di Eropa. Sampai akhirnya dilakukan penelitian mendalam soal lenyapnya madu ini. Ternyata setelah diteliti, hilangnya lebah ini disebabkan oleh PESTISIDA.

PESTISIDA ini disemprotkan ke berbagai tanaman dan bunga yang notabene menjadi makanan utama lebah. Hal ini mengakibatkan kekacauan fatal karena lebah tidak lagi menemukan sarangnya setelah mencari makan karena gangguan ingatan.

Kita harus ingat, lebah merupakan hewan yang cerdas yang bisa melakukan perjalanan berkilo-kilo meter tanpa harus tersesat saat pulang ke sarang. Dan pestisida ini benar-benar membuat koloninya kacau.

Nah, kalau Anda membuka ingin usaha budidaya ternak lebah madu, cobalah tanam berbagai tanaman yang merupakan sumber makanan lebah. Tanpa pestisida tentunya, untuk membantu usaha Anda berkembang cepat.

Categories
ARTIKEL

Mengapa Perencanaan Keuangan Penting?

Perencanaan keuangan penting untuk menjaga kesehatan keuangan . Ini adalah proses yang digunakan untuk menentukan bagaimana sebuah organisasi, perusahaan, atau individu mengelola sumber daya keuangannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam istilah yang lebih sederhana, itu adalah mengembangkan rencana keuangan, yaitu anggaran atau jadwal pengeluaran yang memungkinkan pengelolaan uang untuk mengatur dengan cara yang berguna dan nyaman.

Proses perencanaan keuangan ini menggunakan tenggat waktu, biaya, dan tujuan secara rinci, personal, dan terorganisir, yang biasanya menggunakan tahapan sebagai berikut:

  • Penetapan tujuan dan prioritasnya dinyatakan dalam istilah keuangan
  • Definisi tenggat waktu untuk mencapai tujuan ini
  • Persiapan anggaran keuangan yang mengidentifikasi item (atau segmen uang) yang diperlukan untuk memenuhi tujuan
  • Pengukuran dan pengendalian keputusan keuangan yang diambil dan perbandingannya dengan rencana keuangan sebelumnya

Perencanaan keuangan harus menjadi sesuatu yang harus menjadi fokus setiap organisasi, perusahaan, atau individu untuk memastikan stabilitas keuangan. Apakah Anda menyewa seorang profesional atau menangani keuangan Anda secara mandiri, Anda harus memastikan bahwa Anda merencanakan ke depan untuk kebutuhan keuangan Anda melalui perangkat lunak anggaran dan akuntansi.

Tujuan perencanaan keuangan

Tujuan mendasar dari perencanaan keuangan adalah mengelaborasi rencana keuangan, yaitu peta jalan menuju tujuan bisnis yang ditetapkan dalam hal pengelolaan keuangan dan sumber daya modal. Itu adalah cakrawala keuangan, strategi pengelolaan uang untuk memanfaatkannya sebaik mungkin demi pedoman dasar organisasi.

Untuk ini, setiap latihan perencanaan keuangan harus menyusun pemeriksaan yang ketat dan terperinci terhadap laporan keuangan saat ini dan konsekuensinya, positif dan negatif, yang akan ditimbulkan oleh manajemen yang ditentukan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Tentu saja, karena tidak ada rencana yang sempurna atau sempurna, ini juga melibatkan prakiraan dan proyeksi untuk mengantisipasi kejadian yang tidak terduga dan sedekat mungkin dengan tujuan akhir.

Sebagai kesimpulan, tujuan-tujuan ini dapat diringkas dalam:

  • Hindari situasi kurangnya ketersediaan sumber daya keuangan sebanyak mungkin.
  • Mengurangi biaya pemeliharaan juga mengurangi biaya peluang perusahaan.
  • Menjamin ketahanan finansial organisasi.

Jenis perencanaan keuangan

Berdasarkan ruang lingkup temporalnya, kita dapat dengan cepat membedakan dua jenis perencanaan keuangan, yaitu:

  • Perencanaan keuangan jangka panjang. Umumnya, ini adalah proyeksi antara 2 dan 5 tahun ke depan, sehingga ditangani dengan rentang variabel dan ketidakpastian yang jauh lebih komprehensif , membutuhkan pendekatan yang lebih umum.
  • Perencanaan keuangan jangka pendek. Dalam hal ini, ini adalah proyeksi yang jauh lebih dekat , umumnya sama dengan atau kurang dari satu tahun, sehingga dianggap langsung dan memerlukan pendekatan yang lebih spesifik, lebih sempit, dan kurang umum.

Mengapa Perencanaan Keuangan Sangat Penting – Lima Alasan Utama

Perencanaan keuangan membantu Anda dalam menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang untuk aktivitas keuangan Anda. Anda dapat membuat rencana yang seimbang untuk memenuhi tujuan tersebut. Mari kita pertimbangkan lima alasan utama perencanaan keuangan untuk memberi tahu Anda di mana Anda ingin berada.

Arus kas – Lacak pengeluaran dan kriteria pengeluaran Anda karena akan ada kemungkinan meningkatkan arus kas. Jika Anda ingin meningkatkan rasio uang tunai yang diperoleh dengan susah payah, pertimbangkan perencanaan pajak terbaik, anggaran yang cermat, dan pengeluaran yang bijaksana.

Keamanan keluarga – Jangan lupa untuk merencanakan keamanan keuangan keluarga Anda sekaligus membuat rencana keuangan yang efektif. Memberikan Anda dan orang yang Anda cintai ketenangan pikiran dan stres dengan memiliki asuransi dan polis pertanggungan yang tepat.

Investasi – Jika Anda mempertimbangkan tujuan, keadaan pribadi, risiko, dan toleransi Anda saat membuat rencana keuangan terbaik, Anda berada di jalur yang benar. Ambillah sebagai pedoman yang membantu Anda memilih jenis investasi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan, tujuan, dan kepribadian Anda.

Aset dan status keuangan – Memiliki aset yang memiliki tujuan berfungsi seperti bantalan bagus yang hanya memberi Anda kedamaian, dan itu adalah salah satu keinginan inti orang. Ada beberapa kewajiban yang melekat yang membuatnya berharga untuk menentukan nilai aset yang sebenarnya. Jika Anda ingin mendapatkan pengetahuan tentang pembatalan atau pelunasan kewajiban, Anda harus memahami keuangan Anda. Anda tidak akan memiliki beban di masa depan karena keseluruhan proses akan membantu Anda membangun aset.

Modal – Ini adalah sumber yang meningkatkan tingkat arus kas Anda. Ada hubungan proporsional langsung antara arus kas dan modal sebagai salah satu meningkat. Yang lain pada akhirnya akan meningkat. Tingkatkan kesejahteraan finansial Anda secara keseluruhan karena ini akan memungkinkan Anda mempertimbangkan investasi.

Sumber: https://www.completecontroller.com

Artikel Terkait: Evaluasi Kinerja Keuangan dan Analisis Rasio

Categories
ARTIKEL

Evaluasi Kinerja Keuangan dan Analisis Rasio

Setiap bisnis harus memiliki Evaluasi Kinerja Keuangan, dan Analisis Rasio dilakukan untuk menjaga kesehatan keuangan bisnis. Menghasilkan uang adalah bagaimana setiap bisnis berfungsi dan tetap membuka pintunya. Oleh karena itu, harus ada Evaluasi Kinerja Keuangan dan Analisis Rasio yang dilakukan secara berkala untuk bisnis.

Berikut adalah alasan mengapa setiap bisnis membutuhkan Evaluasi Kinerja Keuangan dan Analisis Rasio.

  • Investor dapat menganalisis neraca dan laporan laba rugi menggunakan rasio.
  • Laporan keuangan biasanya tidak mudah dipahami oleh beberapa investor. Jadi, evaluasi kinerja melalui analisis rasio akan membantu investor meringkas dan susunan panjang angka akuntansi yang sistematis untuk membuatnya lebih mudah dipahami.
  • Evaluasi kinerja berguna untuk mendiagnosis kesehatan keuangan perusahaan.
  • Studi ini juga akan membantu investor menemukan titik-titik lemah dalam bisnis meskipun kinerja secara keseluruhan baik. Misalnya, investor menemukan bahwa kenaikan biaya distribusi lebih dari proporsional
  • Studi ini akan membantu para investor untuk membuat perbandingan antar perusahaan untuk memutuskan perusahaan terbaik untuk berinvestasi. Studi ini juga akan membantu membandingkan kinerja unit yang berbeda milik perusahaan yang sama, yang dikenal sebagai perbandingan antar perusahaan.
  • Investor akan dapat menilai kapasitas pendapatan, kesehatan keuangan, dan operasi perusahaan.
  • Investor akan dapat menilai reputasi kredit perusahaan.
  • Studi ini harus memprediksi prospek perusahaan.

Definisi Bisnis untuk evaluasi kinerja keuangan adalah ” Pertimbangan kumulatif faktor (yang mungkin subjektif atau objektif) untuk menentukan indikator atau penilaian yang representatif dari aktivitas atau kinerja individu atau entitas tentang beberapa subjektif (atau standar) selama beberapa waktu. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan mungkin termasuk tingkat pencapaian tujuan, bagaimana item diukur, dan standar apa yang akan diterapkan”.

Evaluasi kinerja keuangan biasanya terkait dengan seberapa baik perusahaan dapat menggunakan aset, ekuitas pemegang saham, kewajiban, pendapatan, dan pengeluaran. Evaluasi kinerja mengukur efisiensi dan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Ini juga digunakan untuk menganalisis kinerja keuangan masa lalu perusahaan dan menetapkan tren posisi keuangan masa depan.

Seringkali, keputusan dan rekomendasi diperoleh dari evaluasi tentang pemberian modal kepada perusahaan – khususnya, apakah akan berinvestasi dalam surat utang atau ekuitas perusahaan dan berapa harganya. Seorang investor di sekuritas utang prihatin tentang kemampuan perusahaan untuk membayar bunga dan membayar kembali pokok yang dipinjamkan.

Seorang investor di sekuritas ekuitas adalah pemilik dengan sisa kepentingan di perusahaan dan prihatin tentang kemampuannya untuk membayar dividen dan kemungkinan bahwa harga sahamnya akan meningkat.

Pernyataan utama yang digunakan dalam evaluasi kinerja keuangan

Satu set lengkap laporan keuangan mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas, dan arus kas. Namun, biasanya, laporan Laba Rugi, neraca, dan laporan arus kas adalah laporan dasar yang digunakan untuk evaluasi kinerja keuangan, menafsirkan data kuantitatif kinerja perusahaan. Perusahaan publik mempublikasikan laporan keuangan mereka setiap tiga bulan.

Neraca keuangan

Neraca juga disebut laporan posisi keuangan atau laporan kondisi keuangan. Ini menyajikan posisi keuangan perusahaan saat ini dengan mengungkapkan sumber daya yang dikendalikan perusahaan (aset) dan kewajibannya kepada pemberi pinjaman dan kreditur lainnya (kewajiban) pada titik waktu tertentu. Ekuitas pemilik merupakan kelebihan aset atas kewajiban. Jumlah ini diatribusikan kepada pemilik atau pemegang saham perusahaan.

Laporan laba rugi

Laporan laba rugi juga dikenal sebagai laporan operasi atau laporan laba rugi. Laporan laba rugi menyajikan informasi tentang hasil keuangan dari kegiatan bisnis perusahaan selama beberapa waktu. Ini juga mengomunikasikan berapa banyak pendapatan dan pendapatan lain yang dihasilkan perusahaan selama suatu periode dan pengeluarannya untuk menghasilkan pendapatan itu dan pendapatan lainnya.

Laporan arus kas

Arus kas juga penting untuk kesuksesan jangka panjang perusahaan. Laporan arus kas mengklasifikasikan arus kas perusahaan menjadi tiga kategori: operasi, investasi, dan pembiayaan. Arus kas dari aktivitas operasi adalah arus kas yang tidak diklasifikasikan sebagai investasi atau pendanaan dan umumnya melibatkan pengaruh kas dari transaksi yang masuk ke dalam penentuan laba bersih.

Arus kas dari aktivitas investasi adalah arus kas dari aktivitas yang terkait dengan perolehan dan pelepasan aset jangka panjang. Arus kas dari aktivitas pendanaan adalah arus kas dari aktivitas yang terkait dengan memperoleh atau membayar kembali modal untuk digunakan dalam bisnis.

Sumber: https://www.completecontroller.com

Artikel Terkait: Mengapa Perencanaan Keuangan Penting?

Categories
ARTIKEL

Mengenal Ragam Mekanisme Perjanjian Bisnis

Untuk keperluan pengembangan usaha, mau tidak mau aspek legalitas usaha terkait perjanjian-perjanjian kerjasama pun perlu kita pelajari. Hal ini untuk menekan berbagai resiko sengketa, yang jika terjadi, menghabiskan begitu banyak energi (lahir dan batin), dan tentunya kerugian keuangan, baik dari peluang pendapatan yang hilang, dan juga biaya yang keluar untuk mengurus perkara.

Secara umum, skema kerjasama bisnis yang perlu kita ketahui adalah yang berkaitan dengan 3 pihak berikut: mitra pemasaran, mitra pemasok dan produksi, dan mitra investor sebagai mitra pemberi pinjaman atau penanam modalDimana mitra pemasaran dan mitra pemasok memberikan akses ke pasar, sedangkan mitra investor memberikan akses ke modal.

1. Mitra Pemasaran (Kemitraan Hilir)

Mitra pemasaran dalam praktiknya cukup banyak jenisnya, antara lain adalah reseller, stockist, dropshipper, agen atau distributor, dan berbagai tingkatan member dalam sistem multi-level-marketing (MLM). Artikel ini akan lebih fokus pada 4 jenis mitra pertama saja karena 4 jenis mitra tersebut yang erat hubungannya dengan UKM. Lebih khususnya lagi, kita hanya akan membahas mengenai cara menentukan komisi atau margin untuk 4 jenis kemitraan pemasaran.

Reseller adalah orang yang membeli sejumlah produk dari distributor atau supplier dengan harga yang lebih murah dari pasaran. Selanjutnya mereka akan menjual barang dengan harga yang berlaku di pasaran. Dari selisih pembelian ke distributor, penjual kembali ini memperoleh sejumlah keuntungan jika berhasil menjual produk kepada konsumen.

Dropshipper bertugas untuk mempromosikan barang. Berbagai cara dilakukan dropshipper untuk mencari pasarnya dalam mempromosikan barang, baik melalui marketplace atau melalui media sosial. Selain itu, dropshipper hanya membutuhkan foto dan katalog harga untuk kemudian di perdagangkan.

Yuk lihat tabel berikut agar mengetahui bedanya reseller dan dropshipper!

Kategori Reseller Dropshipper
Produk Membeli produk terlebih dahulu, sesuai dengan ketentuan yang ada Tidak harus membeli produk terlebih dahulu
Promosi Promosi dapat dilakukan dengan katalog produk atau produk yang sudah dibeli Promosi biasanya dilakukan dengan daftar produk
Media Promosi
  • Mendapatkan media promosi atau yang serupa, seperti sarana iklan secara gratis, biasanya berupa website.
  • Diberikan website replika untuk diolah, tapi kontrol utama tetap ada i pihak supplier.
  • Media promosi yang didapatkan adalah banner, diberikan secara gratis.
  • Tidak diberikan web replika, hanya diberikan banner promosi.
Pengiriman Pengiriman barang dapat dilakukan oleh reseller atau supplier. Pengiriman barang dilakukan oleh pihak supplier.

Komisi adalah besaran pembagian hasil penjualan (berupa persentase) yang akan diberikan kepada mitra pemasaran skema titip jual. Sementara harga diskon adalah harga khusus yang diberikan oleh produsen kepada mitra pemasarannya yang berkenan menjalankan skema beli putus, sehingga mitranya bisa mendapatkan margin harga tertentu. Dengan demikian, sejatinya mitra yang berani memasarkan produk kita dengan skema beli putus lebih layak ditawarkan diskon harga beli yang lebih besar dibandingkan komisi untuk mitra titip jual. Hal ini karena mitra beli putus mengambil resiko yang lebih tinggi untuk memasarkan produk kita, juga mereka akan lebih membantu kelancaran arus kas usaha kita.

Sebagai contoh, misalnya kita memproduksi camilan cheese stick yang harga jual ke konsumennya adalah Rp20,000/200gram. Untuk mitra pemasaran sistem titip jual, kita bisa tawarkan misalnya komisi 15%, sehingga misalnya jika mitra berhasil menjual 10 paket dalam 1 minggu, maka komisi yang perlu kita berikan adalah Rp20,000 X 10 paket X 15% atau sama dengan Rp30,000. Sementara bagi mitra yang berani beli putus, kita bisa tawarkan diskon harga misalnya 25%, jadi mitra hanya perlu membayar Rp20,000 X 75% atau sama dengan Rp15,000/200gram. Sehingga jika mitra kita membeli putus sebanyak 10 paket, maka mitra dapat menikmati total potensi margin laba sebesar Rp50,000 (jika semua 10 paket yang dibelinya laku terjual).

Margin laba bisa dihitung dengan menghitung selisih antara nilai penjualan setelah dikurangi semua biaya operasi dibagi jumlah penjualan. Jadi margin laba adalah indikator yang dapat digunakan untuk melihat berapa banyak uang yang didapat dari aktivitas operasional bisnis. Margin laba juga digunakan mengukur seberapa baik sahabat menggunakan penghasilan untuk membayar segala pengeluaran bisnis. Singkatnya, margin laba menunjukkan keuntungan yang diperoleh dari penjualan. Keuntungan ini biasanya dinyatakan dalam hubungannya dengan laba bersih dan laba kotor. Keuntungan itu sendiri dapat ditingkatkan dengan memperoleh pendapatan tambahan atau dengan cara mengurangi biaya. Ketika nilai margin laba tinggi, perusahaan dinilai bekerja dengan baik dari sudut pandang finansial, karena menghasilkan laba secara maksimal dan dinilai dapat mengelola keuangan dengan efektif sehingga akan berpengaruh pada peningkatan harga saham.

Pernah tidak bertanya-tanya, “apakah benar pekerjaan menjual itu adalah “menjual doang”? Jika memperluas cakupan pasar dan meningkatkan penjualan adalah pekerjaan yang mudah, mengapa banyak produsen yang rela membangun jaringan mitra pemasaran? Memasarkan dan menjual produk memang ada ilmu dan seninya sendiri. Bagi pelaku usaha yang lebih senang fokus di produksi, mungkin bisa lebih nyaman jika mengarahkan pengembangan usaha menuju volume penjualan alias omzet. Tak jarang produsen merelakan margin keuntungan yang bahkan lebih kecil (dibanding reseller atau agen pemasarannya) selama bisa menikmati faktor pengali atau kuantitas yang lebih besar.

Pada satu fase tertentu, mungkin margin laba perlu lebih diutamakan, tapi tak ada salahnya juga jika di fase lain kita lebih mengedepankan omzet atau faktor pengali. Mengapa?

  • dengan lebih fokus di kegiatan usaha tertentu – misalnya produksi – pelaku usaha akan lebih paham atas trik-trik cara produksi yang lebih efisien, cepat, dan hemat.
  • dengan meningkatnya skala, umumnya pelaku usaha akan dapat menekan berbagai biaya seperti bahan baku, kemasan, dan lainnya.
  • operasional bisnis lebih simpel, karena secara umum proses melayani (misalnya) 100 pembeli besar (reseller atau distributor) lebih sederhana daripada melayani 10,000 pembeli retail atau kecil-kecil.

Jadi dalam menghitung besaran bagi hasil, kira-kira ada 4 hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Apakah calon mitra memiliki cakupan jaringan yang berbeda dan cukup besar?
  • Apakah dengan memberikan komisi atau diskon yang menarik kita yakin bisa meningkatkan omzet?
  • Apakah biaya per unit bisa diturunkan sejalan dengan peningkatan omzet?
  • Apakah dengan memiliki basis mitra pemasaran operasional bisnis kita dapat menjadi lebih sederhana?

Silakan ditimbang-timbang saja mana yang paling cocok dengan usaha sahabat. Yang pasti, tanpa insentif yang menarik, sulit sekali kita menggerakkan pihak lain untuk semangat menjual produk kita. Kita coba simulasi sendiri saja, “jika saya jadi mitra reseller, ditawarkan insentif sebesar X, akankah membuat saya semangat jualan?”

Berikut adalah tabel berisi rangkuman mitra pemasaran dan beberapa kriteria penting:

No Kriteria Dropshipper/ Informan Stockist/ Konsinyasi Reseller Agen/Distributor
1 Syarat minimum pembelian mitra Tidak ada Tidak ada Ada Ada, lebih besar daripada skema reseller
2 Bentuk insentif mitra Komisi Komisi, lebih besar dari komisi dropshipper Diskon harga atau harga khusus Diskon harga yang lebih besar daripada reseller
3 Kontribusi mitra kepada UKM produsen
  • Promosi
  • Menerima dan meneruskan pesanan ke produsen
  • Memastikan barang yang dikirimkan sesuai dengan order konsumen (tepat: kualitas, kuantitas dan waktu pengiriiman)
  • Mencatat jumlah penjualan yang dihasilkan
  • Promosi
  • Menyediakan tempat untuk memajang/menyimpan stok
  • Mengelola transaksi jual beli dan pesanan
  • Catat stok dan penjualan
  • Menjaga nama baik produsen dengan segera meretur stok yang hampir kadaluarsa
  • Transfer hasil penjualan setelah dipotong komisi sesuai kesepakatan jadwal
  • Promosi
  • Membeli putus produk sesuai dengan syarat kuantitas minimum
  • Mengelola stok di gudang milik mitra dengan baik
  • Menjaga nama baik produsen dengan tidak menjual produk yang kadaluarsa
  • Promosi
  • Membeli putus produk sesuai dengan syarat kuantitas minimum
  • Mengelola stok di gudang milik mitra dengan baik
  • Menjaga nama baik produsen dengan tidak menjual produk yang kadaluarsa
4 Kontribusi produsen untuk mitra
  • Produk dengan standar kualitas yang sesuai kesepakatan
  • Komisi
  • Mencatatat jumlah penjualan setiap dropshipper
  • Komitmen penggantian jika ada kualitas produk tidak sesuai kesepakatan
  • Produk dengan standar kualitas yang sesuai dengan kesepakatan
  • Komisi
  • Mencatat jumlah penjualan setiap stockist
  • Komitmen penggantian jika ada kualitas produk yang tidak sesuai kesepakatan
  • Produk dengan standar kualitas yang sesuai dengan kesepakatan
  • Diskon harga khusus reseller
  • Komitmen penggantian jika ada kualitas produk yang tidak sesuai kesepakatan
  • Produk dengan standar kualitas yang sesuai dengan kesepakatan
  • Diskon harga khusus agen
  • Komitmen penggantian jika ada kualitas produk yang tidak sesuai kesepakatan
  • Memberi eksklusivitas agen/distributor untuk garap wilayah tertentu

2. Mitra Pemasok dan Produksi (Kemitraan Hulu)

Terdapat beberapa jenis mitra yang termasuk sebagai mitra pemasok dan produksi, yaitu mitra pemasok, mitra aggregator, mitra produksi dan mitra toll manufacturing (maklon). Mari kita bahas satu persatu mengenai semua jenis mitra yang disebutkan.

Mitra pemasok adalah orang ataupun perusahaan yang menyalurkan bahan baku yang dibutuhkan perusahaan dalam produksi barang ataupun jasa atau yang menyediakan produk atau layanan kepada entitas atau perusahaan lain. Pemasok adalah orang atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara antara produsen dan pengecer, memastikan bahwa komunikasi akan terjadi dan stok memiliki kualitas yang memadai.

Mitra aggregator adalah orang atau perusahaan yang mengumpulkan barang yang sesuai standar untuk bisa memastikan bahwa pasokan cukup.

Mitra produksi adalah orang atau perusahaan yang memproduksi barang sesuai dengan standar kualitas tertentu dan kuantitas yang sudah ditentukan (sesuai perjanjian).

Mitra toll manufacturing (maklon) adalah orang atau perusahaan yang melakukan outsourcing sebagian proses pembuatan produk ke pihak ketiga. Lebih khusus lagi, fokus kegiatan jasa maklon adalah outsourcing produksi yang sebelumnya dilakukan oleh sebuah perusahaan kepada pihak perusahaan lin. Sebuah perusahaan dapat melakukan outsourcing pembuatan komponen dalam suatu produk atau melakukan outsourcing perakitan produk..Dengan adanya maklon, perusahaan dapat menghemat dana secara signifikan untuk tenaga kerja, bahan dan biaya lainnya yang berkaitan dengan produksi. Dalam konteks perdagangan internasional perusahaan atau pabrik jasa maklon banyak terdapat di negara berkembang karena SDM tenaga kerja murah dan peraturan yang tidak berbelit-belit. Namun demikian, pengguna jasa maklon harus terus melakukan pengawasan yang tepat, sehingga mampu menurunkan biaya produksinya, menjaga kualitas produksinya, dan meningkatkan marjin keuntungannya.

Berikut adalah tabel rangkuman mitra pemasok dan produksi dengan beberapa kriteria penting

No Kriteria Mitra Pemasok Mitra Agregator Mitra Produksi Mitra Toll Manufacturing
1 Ada/Tidak Syarat minimum skala transaksi Ada/tidak ada Ada, karena mulai dibutuhkan ketersediaan bahan baku secara berkelanjutan Pada umumnya Ada,

berupa target produksi minimum harian/mingguan

Ada,

Berupa minimum skala produksi harian/mingguan/bulana

2 Bentuk insentif mitra Kepastian pembelian bahan baku/pasokan Kepastian pembelian bahan baku/pasokan dengan premium harga karena adanya standar khusus
  • Kepastian pembelian hasil produksi
  • Pelatihan dan insentif lainnya
Kepastian pembelian hasil prod
3 Kontribusi mitra kepada UKM produsen (pada umumnya)
  • Prioritas penyimpanan pasokan (tidak dijual ke pihak lain sebelum kebutuhan kita terpenuhi
  • Pengiriman rutin
  • Fasilitas rapel pembayaran (misalnya di akhir bulan, dll)
  • Melakukan kontrol kualitas agar bahan baku yang dipasok sesuai standar UKM produsen sebagai pembeli
  • Melakukan agregasi atau pengumpulan pasokan dari beberapa pemasok lebih kecil untuk menjamin kapasitas pasokan
  • Pengiriman
  • Rapel pembayaran
  • Berproduksi dengan menggunakan bahan baku dan teknik produksi sesuai standar UKM produsen
  • Komitmen berproduksi sesuai target kapasitas tertentu
  • Menyediakan fasilitas produksi yang sesuai
  • Berproduksi sesuai standar produksi/formula UKM produsen
  • Menjaga kerahasiaan desain/resep/formula yang diberikan UKM produsen selaku klien
  • Menyediakan fasilitas produksi yang memenuhi standar perizinan tertentu
4 Kontribusi UKM produsen kepada mitra
  • Kelancaran pembayaran
  • Keberlanjutan pesanan
  • Kelancaran komunikasi
  • Dokumen Purchase Order atau pemesanan yang dapat membantu mitra mengakses modal
  • Kelancaran pembayaran
  • Keberlanjutan pembayaran
  • Kelancaran komunikasi
  • Kontrak pembelian untuk jangka waktu tertentu (1 tahun/lebih) yang mengatur tata cara penerapan harga, kapasitas dan standar detail kualitas
  • Penyediaan bahan baku (beserta teknik produksi)
  • Kontrol kualitas yang transparan
  • Kelancaran pembayaran (jika beli putus), kelancaran komisi (jika sistem bagi hasil)
  • Kontrak kerjasama produksi
  • Formula/resep rinci
  • Kelancaran pembayaran (jika beli putus), kelancaran komisi (jika sistem bagi hasil)
  • Kontrak kerjasama produk

3. Mitra Investor

Selain akses pasar, akses modal adalah hal yang sangat menentukan sukses atau tidaknya suatu usaha mengembangkan skala usahanya. Maka dari itu mayoritas pengusaha yang ingin mengembangkan usaha akan terlibat dengan kegiatan mengakses modal kepada para investor.

Berdasarkan sifat perjanjiannya, jenis modal dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  1. Modal non komersial adalah jenis modal yang didapatkan bukan dari aktivitas perdaganganContoh: hibah program pemerintah, hadiah uang tunai kompetisi wirausaha, sedekah, dll.
  2. Modal semi komersial adalah jenis modal yang skema biaya/imbal hasil dan prosedurnya lebih ringan daripada skema komersial, umumnya karena investornya memiliki visi selain memaksimalkan laba. Contoh: untuk jenis modal pinjaman adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk jenis ekuitas atau penanaman modal (saham) adalah Angel Investor yang berani mendukung suatu usaha walau masih di tahapan ide sehingga beresiko tinggi untuk gagal
  3. Modal komersial adalah jenis modal yang skema biaya/imbal hasil dan prosedurnya umum diberlakukan Lembaga Investor yang tujuan utamanya adalah memaksimalkan laba. Contoh: Kredit Modal Kerja atau Kredit Investasi Perbankan, gadai, leasing kendaraan. Untuk pola ekuitas, yaitu penanaman modal dari perusahaan modal ventura. Investor jenis ini hanya mau menanamkam saham pada bisnis yang punya rekam jejak baik.

Ketersediaan sumber akses modal non komersial dan semi komersial sangat langka dan umumnya bersifat kompetisi yang ketat. Misalnya hibah ratusan juta rupiah dari ajang kompetisi wirausaha X, dimana yang mendaftar lebih dari 10.000 pengusaha, namun hanya 10 pengusaha saja yang mendapatkan hibah sekitar Rp 100 juta untuk masing-masing.

Karena itu, kita akan membahas skema perjanjian dengan investor yang memberikan modal komersial, yang lebih banyak ketersediaannya sehingga lebih mudah diakses.

Secara umum, akses modal yang bersifat komersial terdiri dari 3 jenis skema perjanjian, yaitu:

1. Perjanjian atau akad pinjaman (pola syariah atau konvensional)

Dana yang dipinjamkan harus dikembalikan kepada investor dalam jangka waktu tertentu dan dicatatkan sebagai kewajiban (liabilities) pada neraca keuangan perusahaan. Pada akad ini, investor tidak berhak atas kepemilikan/kendali pada manajemen perusahaan penerima pinjaman

2. Perjanjian atau akad penanaman modal atau ekuitas

Dana tidak perlu dikembalikan kepada investor karena sudah ditanamkan ke dalam perusahaan untuk menambah modal (equity) pada neraca keuangan perusahaan. Pada akad ini investor memiliki kepemilikan (saham) dan kendali pada manajemen, Prinsipnya, sukses bersama rugi bersama

3. Perjanjian waralaba

Pengusaha “menjual” kesempatan berbisnis dan meraih keuntungan dengan menjual lisensi bisnisnya, sehingga orang lain bisa membuka dan memiliki sebuah cabang dari suatu bisnis, tanpa ikut memiliki perusahaan penjual lisensi. Contohnya adalah Indomaret, Ayam Goreng Sabana, dll.

Lebih lanjut mengenai akses modal, bisa membaca artikel Mengenal Ragam Akses Modal.

Untuk bisa memperluas akses pasar dan modal, legalitas adalah hal yang mutlak dibutuhkan karena legalitas, khususnya seputar perjanjian bisnis, sangat penting untuk perlindungan usaha. Maka, pengusaha harus belajar dan teliti dalam membaca setiap poin perjanjian, agar berbagai resiko sengketa dapat dicegah.

Di konteks perbankan dan lembaga keuangan, biasanya usaha informal (yang belum berbadan usaha atau belum mengantongi perizinan apa pun) umumnya hanya bisa mengakses pinjaman sampai dengan Rp 50 juta. Di atas jumlah tersebut, beberapa dokumen perizinan atau badan usaha mulai dibutuhkan.

Di konteks investor penanaman modal (ekuitas) sangat jarang terjadi pada usaha informasi karena dibutuhkan setoran modal ke rekening badan usaha yang menjadi penerima modal. Secara umum, penjajakan mitra investor penanaman modal lebih panjang daripada penjajakan pinjaman karena tingkat perjanjiannya ibarat seperti mengikat tali pernikahan, dimana kedua belah pihak dapat ikut mengendalikan arah perusahaan.

Sangat disarankan untuk para sahabat, jika terkait dengan perjanjian kerjasama, selalu mendapatkan masukan dari orang yang sudah dianggap ahli atau mentor dari komunitas.

Categories
ARTIKEL

aki tio wikipedia

aki tio wikipedia – The virtual world was once again shocked by news from a businessman who gave him Rp 2 trillion in social assistance funds to deal with the corona virus (Covid-19) to the South Sumatra (Sumsel) Police Chief, Inspector General Eko Indra Heri. The contribution of trillions of funds was seen by the Governor of South Sumatra Herman Gemuruh and the Dandrem Garuda Dempo (Gapo) Brigadier General Jauhari Agus. The giver is a family businessman from Aceh, the late (late) Akidi Tio.

“We only realized it then. And now he wants to help the people of South Sumatra who have been affected by COVID-19,” said Inspector General Eko Indra, Monday (26.07.2021), Taken from Detiknews.

The former Chief of National Police’s HR assistance explained that the contribution received was an adequate mandate for advisors. Therefore, Eko explained that the funds would be discussed with all parties for an accurate assessment of the citizens.

“We will give it to people who have the right to receive it,” he said.

At that time, Guernur Hernan Gemuruh also appreciated the contribution and gave the family of the late Akidi Tio.

The Covid-19 Summit was sold for IDR 2 trillion, said Covid-19 at the South Sumatra Police.

who is the late Akidi Tio?

If partjahi is from his digital footprint, it is not yet clear as a businessman what the late Akidi Tio was. But in big description, Akidi Tio is a contractor, container, and iron businessman.

Inspector General Eko Indra Heri acknowledged the quantity of Ali Akidi Tio’s family when he worked in East Aceh. Wait for Eko to hold the Head of Criminal Investigation Unit of the East Aceh Police.

“The truth is that I am Kasat Serse (Head of Criminal Investigation Unit) in situ. Then I changed jobs in Palembang,” he said.

After serving in Palembang, former Assistant to the National Police-Sector (As HR) and Reunited with Akidi. Unfortunately, Eko received news that Akidi had died before he had not spoken for a long time.

At that time, from Akidi Tio’s family faction, namely a doctor and Akidi Tio’s family doctor, Hardi Pemmurah Hati became a postal service officer in presenting a contribution of Rp. 2 trillion.

Hardi has been a doctor for Akidi’s family for generations since several decades ago, from Akidi to his children, grandchildren, and great-grandchildren.

“I am actually a family doctor from Pak Akidi, 36 years old. Yes, if the son-in-law, the great-grandchildren are already 48 years old, the reporter explained to Hardy.

Hardi explained that generally his family faction contacted him for treatment. However, this time, Akidi’s family said that he gave permission to give him a contribution of Rp. 2 trillion.

“Usually they are treated, yesterday contacted. Love is surprising starting a long day of Covid-19 and Health Arrangements in Palembang and South Sumatra,” said Hardi.

Hardi said the background was given according to the meaning of Akidi’s name. Because, the name Akidi has the meaning of trust that will continue to be shared.

“Pak Akidi is the same as the name, this means trust. That’s why he gave a message to children, grandchildren, great-grandchildren ‘if you are successful in any business. Don’t forget to put aside for the poor, people in trouble

Categories
ARTIKEL

Juventus Hajar Casena

BEKASIKU.COM – Juventus mencapai hasil yang positif di pertandingan rekayasa pramusim pertama mereka. Bianconeri -julukan Juventus – tampil tepat dengan kalahkan club satuan tiga Liga Italia, Cesena dengan score cukup mutlak 3-1. Juventus Hajar Casena

Akan halnya 3 gol Juventus kesempatan ini semasing dibuat Koni De Winter (5′), Weston McKennie (34′) dan Matias Soule Malvano (66′). Sementara Cesena cuman bisa membalasnya 1 gol melalui tindakan Davide Munari saat menit ke-36.

Jalannya Kompetisi

Fase Kompetisi

Meskipun dimonopoli beberapa pemain muda, club pedoman Massimiliano Allegri selalu memperlihatkan supremasi mereka tas club lawan. Tim tuan-rumah dalam sekejap cari kesempatan di beberapa menit awal mula pertandingan.

Koni De Winter lantas dalam sekejap bawa Juventus unggul melalui golnya saat menit kelima. Menggunakan umpan Wilson McKennie, dia sukses menyelesaikan penjaga gawang Cesena, Michele Nardi.

Gak bahagia cuman membikin assist, McKennie turut mencatat namanya di papan score saat menit ke-34. Walau demikian, gak lama berlalu Cesena mengurangi keterbelakangan melalui tindakan Davide Munari saat menit ke-36. Score 2-1 bertahan sampai jeda.

Beberapa perubahan pemain dijalankan ke-2  club berakhir turun minum. Walaupun begitu, tempo permainan sama dan sama sama serang lantas kembali berlangsung di paruh ke-2 .

Pertahanan rapat kesempatan ini diperlihatkan pasukan William Viali di fase ke-2 . Beberap kesempatan Juventus sukses diputus secara bagus oleh beberapa pemain belakang Cesena.

Sehabis mengerjakan berulangkali uji coba, club tuan-rumah sukses meningkatkan sejumlah pundi gol mereka. Merupakan Matias Souke Malvano yang membuat gol ke-3  Juventus di pertandingan kali ini. Score 3-1 untuk kelebihan club tuan-rumah lantas bertahan sampai pertandingan usai.

Berikut formasi pemain Juventus versi Cesena di pertandingan pramusim, Minggu (25/7/2021)

Juventus XI: Mattia Perin; K. De Winter, R. Dragusin, Daniel Rugani, Mattia De Sciglio; Weston McKennie, Fabio Miretti, F. Ranocchia: Matias Soule Malvano, Marko jaca, Felix Correia

Cadangan: Merih Demiral, Carlo Pinsoglio, Marley Ake, Daouda Peeters, Hamza Rafia, Andrea Brighenti, Albian Hajdari, Alejandro Marques, Diego Stamaccioni, Luca Clemenza, Franco Israel, Mattia Compagnon, Guiseppe Leone, Erasmo Mule

Pelatih: Massimiliano Allegri

Cesena XI: Michele Nardi; A. Adamoli, A. Ciofi, L. Gonneli, A. Candela; G. Zecca. C. Ilari, F. Ardizonne, G. Nannelli; S. Caturano, Davide Munari

Cadangan: Elia Benedettini, Luca Ricci, Leonargo Boriani, Tomas Lepri, Davide Fabbri

Categories
ARTIKEL

24 pom bensin daerah bekasi

Anda cari Alamat SPBU di Bekasi? Anda cari Alamat SPBU Paling dekat di Bekasi? pombensin daerah bekasi

Anda cari Alamat Pom Bensin di Bekasi? Anda cari Alamat Pom Bensin Paling dekat di Bekasi?

Anda cari Alamat SPBU 24 Jam di Bekasi? Anda cari Alamat SPBU 24 Jam Paling dekat di Bekasi?

Anda cari Alamat Pom Bensin 24 Jam di Bekasi? Anda cari Alamat Pom Bensin 24 Jam Paling dekat di Bekasi?

Anda cari Alamat SPBU Pertamina di Bekasi? Anda cari Alamat SPBU Pertamina Paling dekat di Bekasi?

Anda cari Alamat Pom Bensin Pertamina di Bekasi? Anda cari Alamat Pom Bensin Pertamina Paling dekat di Bekasi?

Anda cari Daftar SPBU di Bekasi? Anda cari Daftar SPBU Paling dekat di Bekasi?

Anda cari Daftar Pom Bensin di Bekasi? Anda cari Daftar Pom Bensin Paling dekat di Bekasi?

Anda mujur mendapatkan artikel Pom Bensin SPBU di Bekasi sebab yang Anda mencari ada pada artikel Pom Bensin SPBU di Bekasi ini.

Mengapa Mesti Pom Bensin SPBU di Bekasi?
Sebab data yang kami hidangkan di artikel Pom Bensin SPBU di Bekasi ini 90% presisi dari sumber bisa dipercaya seperti google dan sebagainya. Sudah tak sabar? Rinci posisi Pom Bensin SPBU di Bekasi ada di bawah ini.

Rinci Alamat Posisi Pom Bensin SPBU di Bekasi:

1. SPBU cikunir

SPBU cikunir beralamat di Jl. Cikunir Raya No.24, Jaka Mulya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17146, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU cikunir di alamat Jl. Cikunir Raya No.24, Jaka Mulya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17146, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU cikunir ialah -6.259327,106.9592044. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.259327,106.9592044 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU cikunir yang beralamat di Jl. Cikunir Raya No.24, Jaka Mulya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17146, Indonesia ini.

2. SPBU Pertamina

SPBU Pertamina beralamat di Jl. RA Kartini, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17113, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina di alamat Jl. RA Kartini, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17113, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina ialah -6.2498063,107.0000643. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2498063,107.0000643 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina yang beralamat di Jl. RA Kartini, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17113, Indonesia ini.

3. SPBU Pertamina 34-17127

SPBU Pertamina 34-17127 beralamat di Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34-17127 di alamat Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34-17127 ialah -6.2590384,107.0145927. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2590384,107.0145927 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34-17127 yang beralamat di Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia ini.

4. SPBU Pertamina

SPBU Pertamina beralamat di Jalan Raya Patriot, Jakasampurna, Bekasi Barat, Jakasampurna, Bekasi Bar., Kota Bks, Jawa Barat 17145, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina di alamat Jalan Raya Patriot, Jakasampurna, Bekasi Barat, Jakasampurna, Bekasi Bar., Kota Bks, Jawa Barat 17145, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina ialah -6.2464676,106.965364. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2464676,106.965364 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina yang beralamat di Jalan Raya Patriot, Jakasampurna, Bekasi Barat, Jakasampurna, Bekasi Bar., Kota Bks, Jawa Barat 17145, Indonesia ini.

5. SPBU Pertamina

SPBU Pertamina beralamat di Jl. Raya Diponegoro No.17, Setiamekar, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina di alamat Jl. Raya Diponegoro No.17, Setiamekar, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina ialah -6.2523772,107.0320453. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2523772,107.0320453 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina yang beralamat di Jl. Raya Diponegoro No.17, Setiamekar, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia ini.

6. SPBU Pertamina Setia Rekan

SPBU Pertamina Setia Rekan beralamat di Jl. Bambu Kuning, Sejauh Jaya, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina Setia Rekan di alamat Jl. Bambu Kuning, Sejauh Jaya, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina Setia Rekan ialah -6.2617235,106.9983823. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2617235,106.9983823 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina Setia Rekan yang beralamat di Jl. Bambu Kuning, Sejauh Jaya, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia ini.

7. SPBU Pertamina 31.171.01 Pertamina

SPBU Pertamina 31.171.01 Pertamina beralamat di Jl. Jend. Ahmad Yani No.1, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17148, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 31.171.01 Pertamina di alamat Jl. Jend. Ahmad Yani No.1, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17148, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 31.171.01 Pertamina ialah -6.2509236,106.9921867. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2509236,106.9921867 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 31.171.01 Pertamina yang beralamat di Jl. Jend. Ahmad Yani No.1, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17148, Indonesia ini.

8. SPBU Pertamina

SPBU Pertamina beralamat di Pertamina, Jalan Cut Mutia Raya, Margahayu, Bekasi Timur, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17113, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina di alamat Pertamina, Jalan Cut Mutia Raya, Margahayu, Bekasi Timur, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17113, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina ialah -6.2501097,107.0148004. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2501097,107.0148004 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina yang beralamat di Pertamina, Jalan Cut Mutia Raya, Margahayu, Bekasi Timur, Margahayu, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17113, Indonesia ini.

9. SPBU Pertamina 34-17128

SPBU Pertamina 34-17128 beralamat di Jl. Jatiwaringin Raya No.17, RW.3, Jatiwaringin, Pondokgede, Kota Bks, Jawa Barat 17411, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34-17128 di alamat Jl. Jatiwaringin Raya No.17, RW.3, Jatiwaringin, Pondokgede, Kota Bks, Jawa Barat 17411, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34-17128 ialah -6.2753578,106.9129657. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2753578,106.9129657 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34-17128 yang beralamat di Jl. Jatiwaringin Raya No.17, RW.3, Jatiwaringin, Pondokgede, Kota Bks, Jawa Barat 17411, Indonesia ini.

10. SPBU 34-17142 Jati Bening

SPBU 34-17142 Jati Bening beralamat di Jl. Caman, Jatibening, Pondokgede, Kota Bks, Jawa Barat 17412, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU 34-17142 Jati Bening di alamat Jl. Caman, Jatibening, Pondokgede, Kota Bks, Jawa Barat 17412, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU 34-17142 Jati Bening ialah -6.2573406,106.9502923. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2573406,106.9502923 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU 34-17142 Jati Bening yang beralamat di Jl. Caman, Jatibening, Pondokgede, Kota Bks, Jawa Barat 17412, Indonesia ini.

11. SPBU Pertamina 34-17117

SPBU Pertamina 34-17117 beralamat di Jl. Bekasi Raya Km. 23, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17132, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34-17117 di alamat Jl. Bekasi Raya Km. 23, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17132, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34-17117 ialah -6.208732,106.9776525. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.208732,106.9776525 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34-17117 yang beralamat di Jl. Bekasi Raya Km. 23, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17132, Indonesia ini.

12. SPBU 34-17134 Kalimalang

SPBU 34-17134 Kalimalang beralamat di Jalan KH. Noer Alie, Jaka Sampurna, Bekasi Barat, Jakasampurna, Bekasi Bar., Kota Bks, Jawa Barat 17145, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU 34-17134 Kalimalang di alamat Jalan KH. Noer Alie, Jaka Sampurna, Bekasi Barat, Jakasampurna, Bekasi Bar., Kota Bks, Jawa Barat 17145, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU 34-17134 Kalimalang ialah -6.2489737,106.959671. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2489737,106.959671 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU 34-17134 Kalimalang yang beralamat di Jalan KH. Noer Alie, Jaka Sampurna, Bekasi Barat, Jakasampurna, Bekasi Bar., Kota Bks, Jawa Barat 17145, Indonesia ini.

13. SPBU Pertamina 34-17126

SPBU Pertamina 34-17126 beralamat di Jalan Raya Pemeriksaan Kalimalang, Setiadarma, Bekasi Timur, Setiadarma, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34-17126 di alamat Jalan Raya Pemeriksaan Kalimalang, Setiadarma, Bekasi Timur, Setiadarma, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34-17126 ialah -6.2693068,107.0429012. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2693068,107.0429012 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34-17126 yang beralamat di Jalan Raya Pemeriksaan Kalimalang, Setiadarma, Bekasi Timur, Setiadarma, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia ini.

14. SPBU 34-17147 Pertamina

SPBU 34-17147 Pertamina beralamat di Jl. Pengasinan Raya No.72, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17115, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU 34-17147 Pertamina di alamat Jl. Pengasinan Raya No.72, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17115, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU 34-17147 Pertamina ialah -6.2652662,107.0087867. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2652662,107.0087867 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU 34-17147 Pertamina yang beralamat di Jl. Pengasinan Raya No.72, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17115, Indonesia ini.

15. SPBU Pertamina 33-17101

SPBU Pertamina 33-17101 beralamat di Jalan Ir. H Juanda, Bekasi Timur, Impian Mulya, Medan Satria, Impian Mulya, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17143, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 33-17101 di alamat Jalan Ir. H Juanda, Bekasi Timur, Impian Mulya, Medan Satria, Impian Mulya, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17143, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 33-17101 ialah -6.2337583,106.9944679. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2337583,106.9944679 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 33-17101 yang beralamat di Jalan Ir. H Juanda, Bekasi Timur, Impian Mulya, Medan Satria, Impian Mulya, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17143, Indonesia ini.

16. SPBU Pertamina 34-17146

SPBU Pertamina 34-17146 beralamat di Jl. Ir. H. Juanda, Margahayu, Bekasi Klub., Bekasi, Jawa Barat 17111, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34-17146 di alamat Jl. Ir. H. Juanda, Margahayu, Bekasi Klub., Bekasi, Jawa Barat 17111, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34-17146 ialah -6.2512155,107.0280991. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2512155,107.0280991 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34-17146 yang beralamat di Jl. Ir. H. Juanda, Margahayu, Bekasi Klub., Bekasi, Jawa Barat 17111, Indonesia ini.

17. SPBU Pertamina 34-17135

SPBU Pertamina 34-17135 beralamat di Jl. KH. Agus Salim No.108, Bekasi Jaya, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17112, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34-17135 di alamat Jl. KH. Agus Salim No.108, Bekasi Jaya, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17112, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34-17135 ialah -6.2357702,107.0074476. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2357702,107.0074476 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34-17135 yang beralamat di Jl. KH. Agus Salim No.108, Bekasi Jaya, Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17112, Indonesia ini.

18. SPBU Pertamina

SPBU Pertamina beralamat di Jalan Asih Raya, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17423, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina di alamat Jalan Asih Raya, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17423, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina ialah -6.2931081,106.9611741. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2931081,106.9611741 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina yang beralamat di Jalan Asih Raya, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17423, Indonesia ini.

19. SPBU Pertamina 34-17407

SPBU Pertamina 34-17407 beralamat di Jl. Wibawa Mukti II, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17423, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34-17407 di alamat Jl. Wibawa Mukti II, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17423, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34-17407 ialah -6.302145,106.956619. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.302145,106.956619 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34-17407 yang beralamat di Jl. Wibawa Mukti II, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17423, Indonesia ini.

20. SPBU Pertamina 34 – 17124

SPBU Pertamina 34 – 17124 beralamat di Jl. Cut Mutia No.77, Sejauh Jaya, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34 – 17124 di alamat Jl. Cut Mutia No.77, Sejauh Jaya, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34 – 17124 ialah -6.2610896,107.0007228. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2610896,107.0007228 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34 – 17124 yang beralamat di Jl. Cut Mutia No.77, Sejauh Jaya, Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17114, Indonesia ini.

21. SPBU Pertamina

SPBU Pertamina beralamat di Jalan Ir. Haji Juanda No. 58/100, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17141, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina di alamat Jalan Ir. Haji Juanda No. 58/100, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17141, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina ialah -6.2380261,107.0010233. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2380261,107.0010233 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina yang beralamat di Jalan Ir. Haji Juanda No. 58/100, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17141, Indonesia ini.

22. SPBU Pertamina 34-17110 pondok ungu

SPBU Pertamina 34-17110 pondok ungu beralamat di Jl. Sultan Agung, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17132, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Pertamina 34-17110 pondok ungu di alamat Jl. Sultan Agung, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17132, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Pertamina 34-17110 pondok ungu ialah -6.2017387,106.9764689. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.2017387,106.9764689 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Pertamina 34-17110 pondok ungu yang beralamat di Jl. Sultan Agung, Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat 17132, Indonesia ini.

23. SPBU 34-17528

SPBU 34-17528 beralamat di Tempat Istirahat KM. 19, Lambangsari, Tambun Selatan, Lambangsari, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU 34-17528 di alamat Tempat Istirahat KM. 19, Lambangsari, Tambun Selatan, Lambangsari, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU 34-17528 ialah -6.268941,107.0371478. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.268941,107.0371478 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU 34-17528 yang beralamat di Tempat Istirahat KM. 19, Lambangsari, Tambun Selatan, Lambangsari, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510, Indonesia ini.

24. SPBU Wibawa Mukti

SPBU Wibawa Mukti beralamat di Jl. Wibawa Mukti II, Jatisari, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17426, Indonesia. Apabila Anda kesukaran buat mendatangi SPBU Wibawa Mukti di alamat Jl. Wibawa Mukti II, Jatisari, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17426, Indonesia, Anda dapat memanfaatkan GPS buat membuka koordinat posisi SPBU Wibawa Mukti ialah -6.3297386,106.9459689. Anda cukup membuka gadget Anda lalu membuka googlemaps. Input koordinat -6.3297386,106.9459689 serta Anda bakal ringan sampai posisi SPBU Wibawa Mukti yang beralamat di Jl. Wibawa Mukti II, Jatisari, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17426, Indonesia ini.

Categories
ARTIKEL

12 Test Swab Murah Bekasi

Apabila Moms pengin melaksanakan swab PCR Bekasi, jangan pernah tidak mengerti letak rumah sakit atau klinik yang cocok! Test Swab Murah Bekasi

Sejak mulai epidemi COVID-19, kepentingan buat melaksanakan swab test pada masyarakat bertambah bertambah. Ditambah lagi, swab test adalah cara skrining yang dianggap lebih presisi ketimbang macam ujian lain seperti rapid test.

Saat ini, udah terdapat beberapa rumah sakit yang menyiapkan layanan swab test. Moms kemungkinan yang tinggal di Bekasi pun pengin cari tahu dimana-mana lokasi swab test Bekasi

Sesuai sama swab test di lokasi lain, umumnya Moms penting mengambil dompet seputar Rp900 ribu buat sekali ujian. Di bawah ini daftar rumah sakit yang menyedikan swab test di Bekasi.

1. Siloam Hospitals Bekasi Timur (Rp900 ribu)
Siloam Hospitals Bekasi Timur jadi rumah sakit yang punya layanan swab test Bekasi. Harga yang dipakai buat swab test dimulai dengan Rp900.000. Berikut rinciannya.

RT-PCR Basic (Rp900 ribu)

Senin s/d Sabtu, waktu 07.00/08.00 – 17.00
Hasil ujian tiga hari (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Golden standar buat ketepatan hasil ujian.
Alat ujian udah dipakai di 20 negara, tergolong Amerika Serikat, Hong Kong, Selandia Anyar, serta Singapura.
Ambil contoh lewat hidung serta/atau kerongkongan.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Silver (Rp1,4 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test serta vitamin.
Hasil ujian next day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Harga Rp 1.200.000 berlaku buat di luar Jakarta, Tangerang serta Cinere.
Harga Rp 1.400.000 berlaku buat di Jakarta, Tangerang serta Cinere.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Silver Home Care (Rp1,7 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test serta vitamin.
Hasil ujian next day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Home care servis
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Gold (Rp1,6 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian same day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Gold Home Care (Rp2 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian same day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Home care servis
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Platinum (Rp1,750 juta)

Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian dalam 6 jam.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Platinum Home Care (Rp2,3 juta)

Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian dalam 6 jam.
Pelayanan home care dengan radius maksimum 10 km.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Swab PCR walk-in dapat dikerjakan sehari-hari waktu 24 jam. Akan tetapi, swab PCR di atas waktu 20.00 dikerjakan di Darurat Department. Swab PCR drive thru dilayani di Senin-Minggu waktu 08.00-20.00 serta hari liburan nasional waktu 08.00-14.00.

Siloam Hospitals Bekasi Timur bertempat di Blu Plaza, Jl. Chairil Anwar, No.27, RT.004/RW.009, Margahayu, Kec. Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat 17113.

2. Siloam Hospitals Sentosa Bekasi (Rp900 ribu)
Siloam Hospitals Sentosa Bekasi pun jadi rujukan lokasi swab test di Bekasi. Harga yang dipakai buat swab test dimulai dengan Rp900.000. Berikut rinciannya.

RT-PCR Basic (Rp900 ribu)

Senin s/d Sabtu, waktu 07.00/08.00 – 17.00
Hasil ujian tiga hari (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Golden standar buat ketepatan hasil ujian.
Alat ujian udah dipakai di 20 negara, tergolong Amerika Serikat, Hong Kong, Selandia Anyar, serta Singapura.
Ambil contoh lewat hidung serta/atau kerongkongan.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Silver (Rp1,4 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test serta vitamin.
Hasil ujian next day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Harga Rp 1.200.000 berlaku buat di luar Jakarta, Tangerang serta Cinere.
Harga Rp 1.400.000 berlaku buat di Jakarta, Tangerang serta Cinere.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Silver Home Care (Rp1,7 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test serta vitamin.
Hasil ujian next day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Home care servis
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Gold (Rp1,6 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian same day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Gold Home Care (Rp2 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian same day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Home care servis
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Platinum (Rp1,750 juta)

Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian dalam 6 jam.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Platinum Home Care (Rp2,3 juta)

Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian dalam 6 jam.
Pelayanan home care dengan radius maksimum 10 km.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.

Swab PCR walk-in dapat dikerjakan sehari-hari waktu 24 jam. Akan tetapi, swab PCR di atas waktu 20.00 dikerjakan di Darurat Department. Swab PCR drive-thru dilayani di Senin-Minggu waktu 08.00-20.00 serta hari liburan nasional waktu 08.00-14.00.

Siloam Hospitals Sentosa Bekasi bertempat di Jl. Pahlawan No.60, RT.006/RW.004, Duren Jaya, Kec. Bekasi Klub., Kota Bks, Jawa Barat 17111.

3. Siloam Hospitals Bekasi Sejauh Jaya (Rp900 ribu)
Siloam Hospitals Bekasi Sejauh Jaya pun jadi rujukan lokasi swab test di Bekasi. Harga yang dipakai buat swab test dimulai dengan Rp900.000. Berikut rinciannya.

RT-PCR Basic (Rp900 ribu)

Senin s/d Sabtu, waktu 07.00/08.00 – 17.00
Hasil ujian tiga hari (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Golden standar buat ketepatan hasil ujian.
Alat ujian udah dipakai di 20 negara, tergolong Amerika Serikat, Hong Kong, Selandia Anyar, serta Singapura.
Ambil contoh lewat hidung serta/atau kerongkongan.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Silver (Rp1,4 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test serta vitamin.
Hasil ujian next day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Harga Rp 1.200.000 berlaku buat di luar Jakarta, Tangerang serta Cinere.
Harga Rp 1.400.000 berlaku buat di Jakarta, Tangerang serta Cinere.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Silver Home Care (Rp1,7 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test serta vitamin.
Hasil ujian next day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Home care servis
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Gold (Rp1,6 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian same day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.

Paket Cek Up C19 Gold Home Care (Rp2 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian same day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Home care servis
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Platinum (Rp1,750 juta)

Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian dalam 6 jam.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Platinum Home Care (Rp2,3 juta)

Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian dalam 6 jam.
Pelayanan home care dengan radius maksimum 10 km.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Swab PCR walk-in dapat dikerjakan sehari-hari waktu 24 jam. Akan tetapi, swab PCR di atas waktu 20.00 dikerjakan di Darurat Department. Swab PCR drive-thru dilayani di Senin-Minggu waktu 08.00-20.00 serta hari liburan nasional waktu 08.00-14.00.

Siloam Hospitals Bekasi Sejauh Jaya bertempat di Jl. Pramuka No.12, RT.004/RW.002, Sejauh Jaya, Kec. Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat 17114.

4. Siloam Hospitals Lippo Cikarang (Rp900 ribu)
Swab PCR Bekasi siap di Siloam Hospitals. Harga yang dipakai buat swab test dimulai dengan Rp900.000. Berikut rinciannya.

RT-PCR Basic (Rp900 ribu)

Senin s/d Sabtu, waktu 07.00/08.00 – 17.00
Hasil ujian tiga hari (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Golden standar buat ketepatan hasil ujian.
Alat ujian udah dipakai di 20 negara, tergolong Amerika Serikat, Hong Kong, Selandia Anyar, serta Singapura.
Ambil contoh lewat hidung serta/atau kerongkongan.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Silver (Rp1,4 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test serta vitamin.
Hasil ujian next day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Harga Rp 1.200.000 berlaku buat di luar Jakarta, Tangerang serta Cinere.
Harga Rp 1.400.000 berlaku buat di Jakarta, Tangerang serta Cinere.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.

Paket Cek Up C19 Silver Home Care (Rp1,7 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test serta vitamin.
Hasil ujian next day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Home care servis
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Gold (Rp1,6 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian same day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Gold Home Care (Rp2 juta)

Senin s/d Minggu, 07.00 s/d 18.00.
Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian same day (terhitung dari waktu contoh diterima di laboratorium Siloam).
Home care servis
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Platinum (Rp1,750 juta)

Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian dalam 6 jam.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Paket Cek Up C19 Platinum Home Care (Rp2,3 juta)

Tergolong PCR/swab test, vitamin, dengar pendapat dokter, serta surat informasi sehat.
Hasil ujian dalam 6 jam.
Pelayanan home care dengan radius maksimum 10 km.
Negosiasi lewat pembelian online tidak bisa dibalikkan.
Swab PCR walk-in dapat dikerjakan sehari-hari waktu 24 jam. Akan tetapi, swab PCR di atas waktu 20.00 dikerjakan di Darurat Department. Swab PCR drive thru dilayani di Senin-Minggu waktu 08.00-20.00 serta hari liburan nasional waktu 08.00-14.00.

Siloam Hospitals Lippo Cikarang bertempat di Jl. MH. Thamrin No.Kav. 105, Cibatu, Cikarang Sel., Bekasi, Jawa Barat 17530.

5. RS Rahmat Kasih (Rp900 ribu)
RS Rahmat kasih pun jadi rujukan lokasi swab test Bekasi. Rumah sakit ini lagi berikan harga promosi SWAB PCR, ialah Rp900.000 dengan hasil 6-12 jam.

Rumah sakit ini terima kontrol onsite serta drive-thru. Moms yang pengin melaksanakan swab PCR Bekasi dalam rumah sakit ini disuruh buat melaksanakan register H-1 lewat WhatsApp: 0821-2516-9889.

Buat ambil sample swab dikerjakan cuma di Senin, Rabu, serta Jumat waktu 08.00-09.00.

RS Rahmat Kasih bertempat di Jl. Raya Jatiwaringin No.133, Jatiwaringin, Kec. Pondok Besar, Kota Bekasi, Jawa Barat 17411, dengan jam operasional 24 jam.

6. Klinik Cakra Medika Bekasi Timur (Rp900 ribu)
Klinik Cakra Medika Bekasi Timur pun menyiapkan swab test Bekasi di harga yang relatif murah, ialah Rp900 ribu buat ambil sample di klinik dengan hasil H+2 serta Rp1.200.000 buat ambil sample dalam rumah dengan hasil H+1.

Hasil laporan dapat juga diantarkan lewat e mail serta langsung diambil, dan bisa layani home servis, lho.

Jam operasional dari klinik ini ialah Senin-Jumat waktu 08.00-11.00, serta Sabtu waktu 08.00-11.00. Hari minggu serta tanggal merah liburan.

Lokasi Klinik Cakra Medika Bekasi Timur ada dalam Lokasi Niaga Kalimas, Block D 25-27, Jl. Cempaka (Pemeriksaan Kalimalang), Jatimulya, Tambun Selatan, Kota Bekasi.

7. RSIA Selasih Medika (Rp960 ribu)

RSIA Selasih Medika menyiapkan swab test di Bekasi dengan rata-rata harga Rp960 ribu dengan hasil dua hari kerja. Diluar itu, ada paketan lain ialah Rp1,1 juta buat hasil H+1, serta Rp1,tiga juta buat hasil same day.

Buat data selengkapnya, Moms langsung dapat mendatangi link Instagram di sini.

Moms langsung dapat mendatangi RSIA Selasih Medika di Jl. Bintara Raya No.5, Bintara, Kec. Bekasi Barat, Kota Bks, Jawa Barat 17134, dengan jam operasional 24 jam.

8. Omni Hospitals Pekayon (Rp800 ribu)
Omni Hospitals Pekayon menyiapkan layanan swab test Bekasi dengan cost senilai Rp800.000 buat hasil H+1. Kontrol dapat dikerjakan secara drive-thru atau walk-in.

OMNI Hospitals pun melaksanakan macam ujian lain contohnya:

Rapid Ujian Antigen Rp 175.000, hasil max 3 jam
Rapid Ujian Serologi Rp 150.000, hasil max 4 jam
Rapid Ujian Anti-bodi Rp 150.000, hasil max 2 jam
Buat register langsung dapat lewat WhatsApp ke nomor: 021-2977-9999 dengan menulis “Hi” atau “Halo” lalu “putuskan” kontrol drive thru, turuti jalannya serta melengkapi data diri.

Pelayanan OMNI Hospital Pekayon membuka dari hari Senin-Sabtu saat jam 08.00-15.00 WIB, hari Minggu serta Liburan Nasional di waktu 08.00-13.00 WIB.

Selaku catatan:

Swab PCR H+1 apabila kontrol sebelumnya jam 12.00 WIB
Hasil bisa diambil atau diantarkan ke e mail
Cuma layani pasien umum dengan pembayaran personal, asuransi serta flatform

Apabila Moms ingin, langsung dapat mendatangi rumah sakit ini di Jalan Pulo Ribung No.1, Pekayon Jaya, Bekasi Sel., Kota Bekasi, dengan jam operasional 24 jam.

9. RS Anna Pekayon (Rp800 ribu)
RS Anna Pekayon menyiapkan layanan swab PCR Bekasi di harga Rp800.000 buat hasil 1 hari. RS ini layani swab PCR walk-in serta drive-thru. Moms yang pengin melaksanakan ujian dalam rumah lantas dapat. Dengan sekurang-kurangnya lima orang, Moms dapat mendapat pelayanan home care.

Buat prasyarat serta keputusannya:

Fotocopy KTP atau KK
Ambil sample di Senin-Jumat (08.00-12.00 WIB) serta Sabtu (08.00-11.00 WIB)
Hasil ujian bakal diantarkan melalui e mail. Buat data selengkapnya Moms langsung dapat mendatangi link ini.

RS Anna Pekayon bertempat di Jl. Raya Pekayon No.36, RT.004/RW.001, Jaka Setia, Kec. Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat.

10. Primaya Hospital Bekasi Utara (Rp950 ribu)
Paket kontrol swab PCR Tangerang di Primaya Hospital ini dikerjakan dengan ambil sample swab sisi belakang hidung atau kerongkongan.

Hasil ujian bakal diantarkan lewat e-mail serta WhatsApp pada tempo 3×24 jam (H+3).

Harga ini berlaku di semuanya cabang Primaya Hospital (Tangerang, Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Evasari Jakarta, Karawang, Makassar).

Buat ambil sampelnya, dikerjakan di Fever Clinic (tempat spesial kontrol COVID-19) serta drive-thru.

Ruang Fever Clinic: Senin-Sabtu, jam 08:00-17:30 WIB
Drive Thru: Senin-Sabtu, jam 08:00-17:30 WIB
Moms dapat melaksanakan register lewat link ini

Primaya Hospital Bekasi Utara bertempat di Jl. Kaliabang, Villa Elok Permai (Golden City) Block G No.1 Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat.

11. Viva Medika Cikarang (Rp875 ribu)
Klinik Viva Medika Cikarang pun dapat sebagai opsi apabila pengin melaksanakan swab PCR Bekasi.

Viva Medika Cikarang menyiapkan kontrol dengan hasil dapat diambil cuma dalam satu hari. Klinik yang menyiapkan swab PCR Bekasi ini lantas lagi berikan promosi yang berlangsung sampai 31 Juli 2021.

Sehingga Moms dapat nikmati promosi swab PCR Bekasi hanya cukup Rp 875.000 di semuanya cabang Viva Medika Clinic yang berada di Centro City, Tambun serta Cikarang yang membuka dari Senin s/d Sabtu di waktu 8 pagi sampai 5 sore

Data PCR Swab Test di Viva Medika Clinic:

Promosi berlaku sesuai sama jam operasional klinik, (hari minggu serta tanggal merah tutup)
Aksi PCR Swab bakal dikerjakan oleh dokter serta petugas lab profesional
Ambil contoh PCR Swab lewat hidung serta kerongkongan
Hasil PCR Swab yaitu 24 jam seusai ambil contoh
Hasil Test bakal diantarkan lewat e mail atau bisa ambil langsung di klinik
Harga yang tertulis di Promosi ini udah tergolong cost pendaftaran serta administrasi
Pembayaran bisa dikerjakan lewat tunai, debet serta kartu credit

Apabila Moms pengin melaksanakan swab PCR Bekasi di sini, alamatnya yaitu Block F, Jl. Raya Cikarang – Cibarusah No.23, Serang, Cikarang Sel., Bekasi, Jawa Barat 17530.

12. Laboratorium Klinik Galaxy (Rp650 ribu)
Hasil swab PCR Bekasi di Laboratorium Klinik Galaxy dapat diambil cepat.

Ya, hasil ujian itu dapat diambil cuma dalam satu hari saja, Moms! Macam kontrol buat menjumpai skema genetik (DNA serta RNA) dari satu sel, kuman, atau virus, tergolong virus Corona (SARS-CoV-2).

Cost swab PCR Bekasi di lab ini dimulai dengan Rp650 ribu dengan macam kontrol buat menjumpai skema genetik (DNA serta RNA) dari satu sel, kuman, atau virus, tergolong virus Corona (SARS-CoV-2).

Laboratorium Klinik Galaxy membuka dari Senin – Sabtu dari waktu 7 pagi sampai 7 malam.

Apabila Moms pengin melaksanakan swab PCR Bekasi di lab ini, alamatnya ada dalam ​​Jl.​R​ukan ​R​ose ​G​arden 5 No.90, ​K​omp ​R​uko ​G​alaxy Bekasi serta dapat mengabari nomor telponnya di 021-82742128.

Categories
ARTIKEL

bekasiku berita bekasi terbaru dan terkini hari ini

bekasiku adalah Media Informasi Online yang menyediakan info terkini dan berita terbaru hari ini terkait politik, olahraga, entertainment, wisata kuliner, fashion, kesehatan, teknologi dan otomitif

bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku
bekasiku